Rabu, 24 Agustus 2016

Tree Of Savior

 
Sebagian besar gamer yang main game online sejak lama pasti kenal game legendaris bernama "Ragnarok Online". Sebuah MMORPG yang menyuguhkan tampilan lingkungan 3D namun dengan karakter 2D, biasa disebut 2.5D, gimana tuh maksudnya? Bisa dilihat dari screenshot di bawah.

Ragnarok Online

Kali ini developer yang sama (IMC Games) membuat sebuah game baru bernama "Tree Of Savior". Walaupun dulu gue nggak sempet maen RO, tapi sedikit banyak gue tertarik sama game baru ini. Karena gue nonton sebuah anime yang bertema game yang persis RO (bisa dilihat di artikel Penulis ‘Netoge no Yome’ Mendapatkan Inspirasi Dari Game ‘Ragnarok Online’) dan sempet denger dari temen, "Game ini ada 80 kelasnya!" benak gue sedikit heran, "Apa-apaan tuh?!"

Sampai akhirnya publisher lokal (Gemscool) merilis game baru ini di Indonesia, lalu gue download dan coba mainkan. Kesan pertama saat lihat tampilan gameplay TOS agak kurang nyaman di mata gue. Mungkin karena keseringan maen MMORPG 3D yang memang pada umumnya user interface-nya nggak beda jauh tampilannya di setiap game (Kalau udah biasa maen MMORPG pasti nggak akan lama adaptasi kalau pindah game MMORPG lain). Kenapa kurang nyaman? Ya karena TOS pun bergrafik 2.5D sama seperti RO, jadi harus adaptasi agak lama.

User Interface

Karena grafik 2.5D-nya ini, TOS nggak ada fitur memutar kamera 180°-nya. Hal yang paling susah gue ubah pada awalnya adalah kebiasan muter kamera. Beberapa kali 'nyoba' muter kamera tapi nggak bisa, terus mikir, "Eh iya ini TOS." Bahkan temen gue sampai berhenti maen TOS karena hal satu ini... Tapi ketika mulai terbiasa sih bukan jadi kendala besar juga, justru jadi hal istimewa tersendiri ketika memainkan game ini.

Hal yang paling membuat gue suka TOS adalah petualangannya. Map yang begitu banyak dengan desain lingkungan yang begitu epik, ditambah quest yang bermacam-macam jenisnya menjadi hal istimewa buat gue saat memainkan TOS. Berapa banyak mapnya? Silahkan lihat sendiri.

World Map

Selain petualangannya yang seru, hal lain yang membuat gue suka TOS adalah sistem kelas yang luas. Seperti yang temen gue bilang kalau TOS ada 80 kelas, ternyata memang bener. TOS punya banyak kelas yang bisa dipilih oleh player. Walau sekarang masih belum sampai 80 kelas, tapi itupun memang karena TOS masih dalam pengembangan.


Kelas

Jadi, sistem kelas yang diterapkan di TOS tuh seperti ini:
- Saat awal bermain, player memilih 4 kelas dasar: Swordman, Archer, Wizard, Cleric.
- Player memiliki 2 level: Level Character dan Level Class.
- Player bisa mengambil kelas lain atau meningkatkan kelas sebelumnya ketika mencapai level class 15.
- Ketika player selesai mengambil kelas baru, maka level class menjadi 0 kembali.
- Setiap kelas dapat ditingkatkan sampai cycle 3, kecuali mungkin hidden job.
contoh:
Seorang player memulai dengan memilih kelas dasar Swordman. Ketika dia mencapai level class 15, maka dia bisa mengambil kelas Highlander cycle 1 atau Peltasta cycle 1 atau Swordman cycle 2. Karena ketika awal dia memilih Swordman, itu berarti Swordman cycle 1.
- Setiap kali player mengambil kelas baru, maka kelas rank player akan bertambah. Ketika rank player bertambah, maka akan ada lebih banyak pilihan kelas yang dapat diambil oleh player.
contoh:
Seorang player memulai dengan memilih kelas dasar Archer. Itu berarti dia memulai dengan kelas Archer cycle 1 dan kelas rank 1. Ketika dia mencapai level class 15, maka dia akan menjadi kelas rank 2 dengan pilihan kelas yang dapat diambil: Archer cycle 2, Quarrel Shooter cycle 1, Ranger cycle 1. Lalu ketika dia mencapai level class 15 lagi, maka dia akan menjadi kelas rank 3 dengan tambahan pilihan kelas yang dapat diambil: Hunter cycle 1 dan Sapper cycle 1.

Sistem kelas TOS ini bisa dicoba menggunakan simulator yang disediakan di link ini: http://www.tosbase.com/tools/skill-simulator/


Dengan sistem kelas seperti ini, membuat player bisa menciptakan beragam variasi kelas sesuai keinginan. Walau nggak sampai bisa menggabungkan kelas dasar. Tapi memang rancu juga kalau player bisa jadi Swordman sekaligus Archer, kan? Dan masih banyak lagi fitur lain yang dimiliki TOS yang bisa dicek di http://tos.gemscool.com/


Kota Klaipeda


Secara garis besar gue sangat suka TOS. Salah satu game yang bikin gue jadi hikikomori (diem di kamar seharian) pas libur UAS kali ini. Buat yang mau ikut nyoba main bisa download di link ini: http://tos.gemscool.com/downloads/


Add gue dengan lodge: Shiroyasha di server Zemyna ya! Semoga postingan ini berguna.

Rabu, Agustus 24, 2016
Gimana postingan gue? Lumayanlah, lumayan ancur. Jangan lupa komentarnya biar blog ini sedikit lebih rame. Tanpa kalian blog ini hanyalah butiran debu. Makasih sebelumnya.

4 comments:

  1. wew...keren, cocok nih buat dimainin di akhir pekan, oke nyoba gan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau udah maen jangan lupa add friend ya :lepitrue:

      Hapus
  2. Selamat Sore Mas Dieqy,

    Saya kesulitan mencari alamat surel anda.
    Saya Soraya dari http://serumah.com.
    Saat ini trend berbagi ruangan/roomsharing sangat gencar. Kami berinisiatif untuk membuat situs pencari teman sekamar/roommate agar orang-orang yang ingin menyewa rumah dapat berbagi tempat tinggal dan mengurangi biaya pengeluaran untuk tempat tinggal. Berawal dari ide tersebut, website serumah.com diluncurkan pada awal tahun 2016.

    Saat ini saya membutuhkan bantuan anda untuk menuliskan artikel review mengenai serumah.com di situs blog anda. Kami sangat menghargai jika Anda bersedia untuk memberikan review terhadap website kami dan menerbitkannya di blog anda.

    Mohon hubungi saya jika ada pertanyaan lebih lanjut. Saya ucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatannya.

    Soraya F.
    Cataga Ltd.
    soraya.serumah@gmail.com
    http://serumah.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. email: m.dieqy.dzulqaidar@gmail.com
      nanti dicek dulu ya websitenya, kebetulan gue juga web developer jadi bisa sedikit bantu mungkin hehe

      Hapus

Pake Lepicon biar lebih greget komentarnya:

:3 3) :) :' :/ :| :v :@ :o :$ O) :D B) ;) :p :y :x :* :( :s

Dan ini beberapa lepicon yang diadaptasi dari rage face yang cukup terkenal:

:lepids: :lepifuck: :lepigusta: :lepilol: :lepimean: :lepiming: :lepino: :lepiokay: :lepireally: :lepisee: :lepitroll: :lepitrue: :lepiwhat:
 
Kembali ke atas